tiket
Tips

4 KOMPOSISI SEDERHANA FOTOGRAFI SAAT TRAVELING

tiket

Agar sebuah foto terlihat bagus dan menarik, seorang fotografer harus jeli dan kreatif dalam menerapkan teknik komposisi ini.

Itulah mengapa fotografer pemula lebih ditekankan untuk belajar komposisi foto daripada teknik editing Photoshop yang njelimet dan bikin pusing.

Itu urusan belakangan..

Karena untuk mendapatkan komposisi foto yang menarik, kamu tidak bisa mendapatkannya dengan meng-edit foto meski dengan software editing tercanggih saat ini. Kamu harus dapatkan langsung dari KAMERA

Itulah mengapa muncul istilah..

Shoot it right from the start..

Apa Itu Komposisi Foto?

Komposisi merupakan kesatuan yang harmonis dari elemen-elemen pendukung foto dengan meletakkan komposisi tepat pada tempatnya sehingga pas dan enak untuk dilihat.

1. Rule of Third

Rule of Third merupakan salah satu komposisi foto paling mendasar dan wajib diketahui oleh fotografer.

Kamu cukup membagi bidang foto menjadi 9 kotak yang sama besar dan meletakkan POI (point of interest) pada titik atau garis pada bidang yang terbagi menjadi 3 x 3 tersebut.

2. Komposisi Foto Simetris (Centred Composition)

Komposisi foto ini meletakkan objek dan membagi bidang foto sama rata kanan dan kiri sehingga terlihat simetris.

Dalam videonya, Steve McCurry mengatakan..

“Komposisi itu penting, namun dalam proses kreatif, aturan ada untuk dilanggar..”

3. Komposisi Foto Leading Lines

Salah satu komposisi foto yang sangat menarik menurut saya adalah Leading Lines. Line atau garis disini bisa berbentuk maya atau nyata yang menuntun kita ke objek yang menjadi POI..

.. atau

garis itu sendiri yang menjadi POI dalam foto kamu.

Cari objek seperti jalan, dinding, jembatan atau apapun yang bisa membentuk sebuah garis maya dan mengarahkan mata ke objek sebenarnya (POI).

4. Komposisi Foto Frame in Frame

Dengan teknik frame in frame, kita sedang membuat sebuah komposisi foto dengan mengarahkan atau menuntun mata untuk memperhatikan apa yang ada didalam sebuah “frame” dengan mengesampingkan apa yang ada di luar “frame”.

Frame disini bukanlah sebuah frame foto dalam bentuk fisik, tapi kamu mencari objek yang bisa dijadikan “frame” baik berbentuk garis nyata ataupun maya.

Carilah elemen seperti jendela, pintu, koridor, spion, pilar gedung, lengkungan atau objek apapun yang umumnya berbentuk geometris tertutup untuk membingkai POI kamu.

Frame juga tidak mesti mengelilingi keseluruhan POI

Rosivan Artio About Rosivan Artio
Contributor @ExploreIndonesia I Co. founder @IndonesiaRoamers

No Comments Found

Leave a Reply