Destinasi Explore Jawa Timur

Gunung Kawi Persembahkan View Terbaik 5 Puncak Gunung di jawa Timur

Kami jalan melalui jalur Precet. Kalau teman-teman semua bingung lokasi nya di mana, coba cari di maps “Precet Forest Park”. Kami memutuskan untuk lintas jalur dari Precet menuju Basecamp Panderman, jadi kami tidak memarkirkan kendaraan kami di sana. Waktu itu kami diantar oleh teman kami menggunakan mobil dari Malang sampai pintu gerbang “Precet Forest Park”, kira-kira 1-1.5 jam perjalanan dengan menggunakan mobil. Saya kurang tau apakah terdapat kendaraan umum untuk mencapai lokasi tersebut. Waktu kami ke sana tidak terdapat loket tempat yang biasanya digunakan untuk mendaftar dan membayar tiket pendakian, saya tidak tau kondisi saat ini mungkin juga sudah ada. Untuk basecamp di Precet saya juga kurang tau, karena kami langsung datang dari Malang.

Dari pintu gerbang kami mulai berjalan kaki menuju Puncak Batu Tulis tempat kami bermalam. Perjalan memakan waktu kurang lebih 6-7 jam untuk sampai di Puncak Batu Tulis,  dalam perjalanan kita akan menemukan 3 pos yg di tandai oleh plank kecil sebelum akhirnya sampai di Puncak Batu Tulis, khusus di Pos 3 saya tidak melihat adanya penanda khusus.


Gunung Kawi view gunung arjuno dan semeru dari puncak batu tulis

Untuk jalurnya sendiri di awal kita akan melewati ladang perkebunan, kemudian sampai dengan Pos 3 kita melewati hutan yg rimbun. Setelah perkebunan jalan langsung nanjak, setelah Pos 3 jalanan akan semakin curam, hutan sudah mulai terbuka, semak2 dan pohon pinus akan kita jumpai di sana. Sekitar 2-3 jam untuk sampai di Puncak Batu Tulis dari Pos 3.

Sumber mata air terdapat di Pos 2, musti melipir dr jalur, dan jalan menuju pipa air yang bocor, cuma musti hati2 byk terdapat Pacet di area tersebut. Selebihnya dr pos 2, pos 3, Puncak Batu Tulis, Gunung Kawi hingga Gunung Buthak tidak terdapat sumber air. Sumber air baru kami jumpai di Sabana Gunung Kawi. Dari awal pendakian kami membawa persediaan air yang banyak yg kiranya cukup digunakan untuk bermalam dan sampai besok kami tiba di sabana gunung kawi untuk mengisi persediaan air kembali.

Gunung Kawi View Gunung Arjuno

Puncak Batu Tulis sendiri terdapat plank “Puncak Batu Tulis 2603 mdpl”, terdapat dataran yang cukup luas untuk 4 tenda ukuran 3-4 org. Sekitar jam 8 pagi kami langsung menuju Gunung Buthak dari Puncak Batu Tulis, melewati sabana 1, sabana 2, dan Petilasan / Gunung Kawi, baru kami sampai di Gunung Buthak sekitar jam 12an. Kami sengaja jalan santai karena perjalanan dr Puncak Batu Tulis menuju Gunung Buthak merupakan jalur dengan pemandangan terbaik. Jalur dari dr Puncak Batu Tulis menuju Gunung Buthak terdiri dari semak dan pohon pinus, karena jalur ini jarang dilewati maka kita musti jeli untuk melihat jalur yg hampir tertutup oleh semak-semak.

Gunung kawi View dari Gunung buthak

Setelah Gunung Buthak kami turun menuju Sabana Gunung Kawi yg lokasinya cukup dekat dengan Gunung Buthak, di sana kami istirahat dan masak makan siang, di sana terdapat sumber mata air yang melimpah. Di sana juga kami baru bertemu dengan sesama pendaki lain setelah sebelumnya kami tidak pernah menjupai pendaki lain dr Precet menuju Gunung Buthak. Sekitar jam 3 sore kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Basecamp Panderman, sebelum magrib kami telah tiba di bawah.

Sabana gunung kawi

Pegunungan Kawi sering disebut juga Gunung Putri Tidur, jika dilihat dari sudut pandang yg tepat maka bentuknya menyerupai putri yg sedang tertidur. Kami mendaki melalui jalur Precet dan turun melalui Panderman, bisa dibilang dari ujung rambut hingga ujung kaki gunung putri tidur ini. Puncak Batu Tulis berada di ujung hidung, Gunung Buthak adalah bagian Dada, dan Panderman adalah kakinya. Total jarak yang kami tempuh untuk lintas jalur ini adalah sepanjang 37 KM. Untuk pantangan khusus? Klo untuk pakaian nggak ada, cuma teman saya sebelum pendakian selalu menekankan tidak boleh mengeluh. Perkataan capek, lama, dan kata2 negatif lainnya yg membuat down, haram hukumnya keluar dari mulut dalam pendakian gunung kawi ini.

Gunung Kawi mistis? Menurut saya semua gunung mistis, tetap jaga pikiran, ucapan, jangan ampe sompral, dan selalu berdoa. Insya Allah, nggak kenapa-napa. Terakhir, hal yg teman-teman harusnya sudah sudah tau sebenernya.

Saya cuma mau mengingatkan aja, tolong dijaga kebersihan di sana. Jalur yang saya lewati kemarin bagus banget, dan hampir tidak ada sampah. Mungkin karena jarang sekali orang lewat jalur sana. Saya senang berbagi informasi mengenai tempat-tempat yang menurut saya bagus, tapi saya tidak suka ketika tempat yg saya share jadi rusak. Bumi ini adalah ciptaan Tuhan, kita semua berhak buat menikmatinya, cuma jangan lupa kewajiban kita buat menjaganya.

About ZICCO HUDYORO

No Comments Found

Leave a Reply