Destinasi Toraja

Kampung Adat Paling Populer Di Indonesaia

Menelusuri  adat  masyarakat  Toraja   berarti  menelusiri  jalan   menuju  dunia kematian. Masyarakat Toraja percaya bahwa kematian dan kehidupan harus harus terus  dirayakan dengan  ritual-ritual adat,   untuk   mempertahankan  energi yang dimiliki oleh masyakat dan  tanah Toraja

Kali ini Tim Kementrian Pariwisata Indonesia bersama Tim explore Indonesia yang diwakili oleh Andi Rachmat Bachtiar ( @andybachtiar_ ) dan Fitra Aria ( @debumalam ) Menyusuri Destinasi wisata Kampung adat yang paling terkenal di Indonesia “ Kete Kesu “

Kete Kesu  adalah salah satu desa wisata dikawasan Tana Toraja yang dikenal dengan budaya dan  kehidupan tradisional  masyarakat, didalam Desa Adat Kete Kesu terdapat banyak peninggalan purbakala berupa  kuburan batu yang diperkirakan memiliki usia kurang lebih 500 tahun lebih.

Di Desa adat Kete Kesu ini terdapat banyak Kubur Batu  yang menyerupai Sampan atau Perahu , didalam Kubur Batu ini tersimpan sisa-sisa tengkorak dan tulang manusia, Hampir semua kubur Batu disini diletakan menggantung di tebing dan goa, di beberapa tempat juga terlihat kuburan yang beda dengan yang lain yaitu terlihat lebih megah , biasanya kuburan ini  milik bangsawan yang telah meninggal dunia.

Desa Kete Kesu  ini Menyimpan Sejarah keberadaan masyarakat toraja, untuk mencapai desa ini dibutuhkan perjuangan, berada di Desa Bonaran kurang lebih sekitar 5km dari pusat  kota Rantepao, jalan yang dilalui adalah jalan yang beraspal namun tidak begitu luas, Sepanjang jalan yang menuju kawasan adat, kita disuguhi  pemandangan yang begitu asri pemandangan persawaan dan ilalang.

Desa ini  diyakini  menjadi salah satu tempat yang menjadi saksi sejarah awal mulanya keberadaan masyarakat Tana Toraja, Kete  Kesu  telah dihuni oleh para leluhur yang bisa dibuktikan dengan keberadaan pahatan, serta banyak peninggalan  dan jejak kearifan lokal .

Dilokasi ini kita sebagai wisatawan harus menjaga sopan santun layaknya Berziarah ke makam leluhur. Memang tidak ada peraturan yang tertulis tapi bukan berarti kita sebagai wisatawan bisa seenaknya dan merasa sedang berada di taman bermain.

Comments

comments

No Comments Found

Leave a Reply

Skip to toolbar