Sorong, Papua yang Eksotis dilewati Api Asian Games ke-18


0
16 shares

Sorong dan Raja Ampat menjadi destinasi arakan obor api abadi Asian Games setelah Mataram. Lokasi Sorong yang sangat strategis menjadi pintu gerbang bagi kota-kota lainnya di Papua Barat. Selain dikenal sebagai kota minyak, Sorong juga menyimpan keeksotisan tersendiri khas Papua. Mari kita intip!

Masyarakat Papua sangat akrab dengan tarian dan nyanyian. Hal ini merupakan budaya yang mengakar kuat bahkan saat ini menjadi daya tarik wisata tersendiri karena keunikannya. Ada banyak sekali tarian di Papua yang memiliki makna simbolis tertentu, seperti Tarian Sajojo yang mencerminkan warga Papua yang senang bergaul dan ditarikan dengan lagu serta irama ceria. Lalu Tari Perang yang melambangkan kegagahan dan jiwa kepahlawanan masyarakat Papua, iramanya menghentak dan mampu membangkitkan semangat. Kemudian Tarian Selamat Datang yang biasanya disajikan guna menyambut kedatangan tamu kehormatan. Tari-tarian yang unik ini mengandung nilai estetika tinggi. Biasanya disajikan dengan suara lengkingan nyaring dan bunyi tifa yang dipukul penuh irama. Seiring dengan perkembangan zaman, terkadang gitar pun dipakai mengiringi tari-tarian yang dilakonkan.

 

Tari-tarian tersebut biasanya ditarikan dengan  mengenakan pakaian adat Papua seperti yonggoli (rok rumbai-rumbai), manik-manik, serta ikat kepala yang khas. Tak lupa seluruh tubuh dan wajah pun dipenuhi gambar atau lukisan tradisional yang menambah keeksotisan. Salah satu tarian yang umum adalah Tarian Selamat Datang yang penuh sukacita dan ditarikan dengan banyak senyum terhias di wajah.

 

Sungguh unik melihat mereka menari dengan yonggoli yang melambai-lambai penuh semangat apalagi nyanyian yang mereka kumandangkan tanpa pengeras suara namun suaranya menggema ke seantero lokasi. Satu lagi yang patut mendapat jempol adalah kekompakan mereka saat menari. Kompak dan seirama. Keren!

Papeda, Makanan Khas Papua

Belum lengkap ke Papua kalau belum makan papeda. Makanan yang dibuat dari pohon sagu ini merupakan makanan pokok masyarakat Papua. Papeda biasanya dimakan dengan ikan kuah kuning atau ikan lain dengan bumbu/kuah yang keras karena papeda sendiri rasanya tawar. Dapat juga dimakan dengan Ikan Goreng Mujaer atau ikan lain sesuai selera. Selain itu dapat ditambahkan sayur kangkung, sayur daun bunga pepaya atau sayur lain sesuai keinginan. Tekstur papeda  sendiri lembut dan lengket, jadi akan lebih mudah jika memakannya dengan sejenis sumpit khusus yang memang disedikan khusus untuk makan papeda. Ohya, walaupun papeda ini berbentuk bubur tapi mengenyangkan lho, dapat dimakan di piring atau di atas daun pisang yang populer disebut papeda bungkus. Untuk memasak papeda membutuhkan waktu dan cukup menguras tenaga, biasanya tepung sagu diaduk dengan air mendidih sampai kalis baru kemudian disajikan dengan kondimen lainnya. Disantap saat panas maupun dingin tidak masalah, sama enaknya!

Ulat Sagu, Cemilan Khas Papua

Ulat sagu, binatang yang hidup di Pohon Sagu yang dibusukkan ini merupakan cemilan khas masyarakat Papua. Banyak sekali manfaat kesehatan dari Ulat Sagu, salah satu contohnya adalah Ulat Sagu itu tinggi protein namun rendah kolesterol. Rasanya yang gurih dan sedikit asin menjadikan Ulat Sagu cemilan yang cukup populer di kalangan masyarakat di sini.

Sebagian masyarakat Papua memakan ulat sagu hidup-hidup sesudah makan berat namun ada juga yang mengolahnya menjadi penganan lain. Untuk menikmatinya, Ulat Sagu dapat digoreng, dipanggang, atau dijadikan topping seperti pizza. Gambar di atas adalah Ulat Sagu yang dijadikan topping di atas keladi kukus. Menarik dan menantang sekali! Berani coba?

 

 

Ayo, kenali lebih dekat budaya dan kuliner Papua sambil melihat arakan obor api abadi Asian Games!


Like it? Share with your friends!

0
16 shares

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals