Torch Relay Asian Games 2018 Telah sampai Di kota yang mendapat julukan Sebagai Serambi Mekkah


0
20 shares

Banda Aceh, salah satu kota tertua dan kaya akan sejarah perjuangan di Indonesia ini, patut berbangga. Pasalnya, kota yang berada di provinsi paling ujung Sumatra masuk dalam jajaran 54 kota di Indonesia yang akan menjadi destinasi tujuan Torch Relay Asian Games 2018.  Adapun jadwal ketibaan Api abadi asian Games di banda aceh adalah tanggal 31 Juli  2017.

Tak hanya menawarkan khazanah budaya, namun Banda Aceh juga menawarkan berbagai hal menarik lainnya. Salah satunya adalah tsunami trail yang kini menjadi andalan atraksi wisata di kota yang berjuluk Serambi Mekkah. Akan tetapi bagi kamu yang tak ingin mengenang kesedihan tsunami, kamu juga bisa mengunjungi mengunjungi beberapa tempat sejarah atau tempat-tempat wisata lainnya.

Berikut adalah beberapa tempat yang wajib kamu kunjungi jika kamu ke Banda Aceh;

1. Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Rasa-rasanya bila ke Banda Aceh, tak sah bisa tak mampir ke masjid raya Baiturrahman Banda Aceh. Masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat aceh ini, adalah masjid yang dibangun pada masa Kesultanan Aceh. Tepatnya, pada masa sultan Iskandar Muda pada tahun Mahkota Alam pada tahun 1022 H/1612 M.

Sekilas, bangunan ini mirip dengan bangunan Taj Mahal di India. Akan tetapi, tahukah kamu, jika bentuk aslinya tidak demikian? Masjid ini pernah terbakar dua kali menurut catatan sejarah. Kebakaran pertama melanda masjid yang menjadi jantung pertahanan rakyat aceh pada masa perang dengan belanda adalah pada tahun 1675 M pada pemerintahan sultan Nurul ‘Alam. Namun karena hanya terbakar sebagian, masjid pun dibangun kembali dengan bentuk atap berundak, khas bentuk masjid di seluruh nusantara pada umumnya kala itu.

Kebakaran kedua, sekaligus menjadi titik perubahan terbesar dalam sejarah Masjid Raya Baiturrahman adalah pada tahun 10 April 1873 oleh pasukan Belanda yang datang menyerang kerajaan Aceh kala itu. Disinilah masjid ini dibakar sampai rata dengan tanah. Sehingga menyebabkan peperangan di Aceh semakin menjadi-jadi. Empat tahun kemudian masjid dibangun kembali. Setelah mengalami beberapa kali pemugaran, jadilah ia seperti sekarang.

Kini, jika kamu ke Banda Aceh dan menyempatkan diri ke masjid ini, kamu akan menyaksikan sebuah bangunan megah berwarna latar putih lengkap dengan 12 payung raksasa. Selain tempat yang nyaman untuk shalat bagi kamu yang muslim, masjid ini juga bisa dikunjungi bagi kamu yang non muslim lho, dengan syarat, kamu harus melapor dulu ke pos keamanan setempat.

 

2.Museum Aceh

XIAOYI

Tak kenal maka tak sayang, begitupun jika kamu ingin mengenal lebih dekat Aceh, mungkin ada baiknya kamu menyempatkan mengunjungi salah satu museum tertua di Indonesia. Museum Aceh yang terletak di kawasan Jalan Sultan Alaiddin Mahmudsyah Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Dengan usia museum mencapai 100 tahun lebih ini, kamu bisa mengenal aceh dengan lebih baik. Museum yang diresmikan pertama kali pada tahun 31 Juli 1915 ini sebenarnya sebagian besar koleksi bendanya adalah milik seorang Belanda yang bernama F.W. Stammeshaus, yang pada tahun 1915 menjadi Kurator Museum Aceh pertama.

Apa sih yang menarik dalam museum aceh ini? Salah satunya kamu bisa menyaksikan ada banyak informasi yang cukup akurat mengenai Aceh masa lampau. Baik itu budaya, adat, alat-alat musik, sampai uang koin emas masa kesultanan Aceh dahulu. Di sini juga, kamu bisa menyaksikan makam-makam kuno raja-raja Aceh yang memiliki citra seni yang begitu luar biasa.

 

3.Kawasan Kuliner Peunayong

Tak asyik rasanya jika kamu tiba di Banda Aceh namun tak kesampaian menikmati aneka rasa kuliner khas Aceh. sebut saja, Mie Aceh, Gulai bebek khas Aceh, atau kopi sanger yang kini mulai menjadi minuman kopi wajib hampir di seluruh Aceh. Nah, bagaimana bila waktumu terbatas dan kamu ingin menikmati semuanya sekaligus?

Tenang, tak jauh dari masjid Raya Baiturrahman, kamu hanya berjalan kaki selama 10 menit, maka kamu akan tiba di kawasan yang bernama Peunayong. Nah, disinilah hampir semua sajian khas Aceh tersedia. Mulai dari Mie Aceh, Nasi Goreng Aceh, kopi sanger, sate matang, bahkan sampai makanan yang khas etnis thionghua juga tersedia.


Like it? Share with your friends!

0
20 shares

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals