Asian Games 2018 BALI Events

Torch Relay Asian Games Menyeberang ke Tanah Dewata Bali

Kabupaten Jembrana memiliki motto atau semboyan “Tri Ananta Bhakti” yang memiliki arti tiga pengabdian yang kekal. Tiga pengabdian kekal yang diamksud adalah mengabdi kepada Tuhan, mengabdi kepada tanah air, dan mengabdi kepada hidup. Kabupaten yang berada di bali bagian barat ini terkenal dengan julukan “Bumi Makepung” karena di kabupaten ini ada tradisi makepung. Tradisi makepung merupakan tradisi balap kerbau seperti karapan sapi di Madura. Untuk melestarikan tradisi ini, pemerintah kabupaten jembrana mengadakan festival makepung tiap tahunnya (biasanya diadakan pada bulan Juli hingga November). Tidak menherankan jika kita memasuki kabupaten Jembrana dari arah timur, akan menjumpai patung Makepung di perbatasan kabupaten ini.

Makepung

Awalnya, Makepung adalah adu kekuatan kerbau dalam menarik bajak sawah di Jembrana. Namun seiring waktu berlalu, tradisi inipun banyak diikuti oleh petani lain yang ada di desa sekitar seperti desa Tegalcangkring, desa Yehembang, desa Delod Berawah, desa Banyubiru dan desa lainnya. Dan karena berawal dari kegiatan di sawah, Makepung pun awalnya merupakan adu balap kerbau yang arenanya adalah area sawah dengan tanah berlumpur sebagai tracknya.

Namun kini Makepung tidak hanya diikuti oleh kalangan petani saja, melainkan sudah menjadi tradisi tersendiri bagi masyarakat Jembrana, Bali dan mampu menarik wisatawan untuk ikut menyaksikannya. Dan karena mulai banyak peminat inilah, Makepung Jembrana sekarang dijadikan agenda tahunan wisata di Bali yang dikelola secara professional

Makepung di Jembrana biasanya dilaksanakan setiap hari minggu pada bulan Juni sampai Oktober. Biasanya pada bulan-bulan seperti ini akan ada banyak orang yang berlatih Makepung untuk ikut perlombaan, karena biasanya perlombaan diadakan pada bulan Agustus untuk tingkat Kabupaten dan bulan Oktober untuk tingkat Provinsi. Jika kalian ingin melihat latihan Makepung seperti ini, kalian bisa datang ke Pantai Delod Berawah, Mendoyo, Jembrana. Biasanya start mereka latihan dari jam 9 pagi sampai jam 12 siang.

Bunut Bolong

Bali merupakan salah satu tempat wisata yang paling diminati di Indonesia. Selain karena wisata alamnya yang indah, juga karena keunikan dan keberagaman budaya yang menawan.

Dari banyaknya destinasi wisata di Bali, salah satunya ada tempat yang sangat unik namun disakralkan oleh penduduk Bali. Inilah Bunut Bolong, sebuah pohon besar yang akarnya menyebar kemana-mana dan membentuk goa yang indah dan menawan. Pohon ini tumbuh dengan sendirinya dan dikeramatkan oleh para penduduk setempat sebagai tempat suci yang dijaga secara skala maupun niskala. Aura magisnya sangat kental, diiringi rasa takjub yang sangat mendalam.

Bunut Bolong terletak di Desa Manggisari, Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Bunut merupakan sebuah pohon yang bentuknya menyerupai pohon beringin.  Bolong di bali artinya lubang. Jadi bisa ditebak apa itu Bunut Bolong yang ada di Bali. Bunut Bolong ini sudah berusia ratusan tahun, dan uniknya akar-akar yang menjulang dari atas kebawah membentuk sebuah lubang besar seperti goa yang membelah pohon besar ini. Lubang ini kemudian dijadikan jalan beraspal yang kemudian bisa dilalui oleh masyarakat sekitar.

Air Terjun Juwuk Manis

Air terjun juwuk manis menjadi wisata alam yang sayang untuk dilewatkan kalau berkunjung ke Jembrana, Bali. Di sini, anda akan menyaksikan keberadaan sebuah air terjun unik berukuran tidak terlalu besar. Terdapat dua air terjun berukuran kecil yang saling berdampingan. Keberadaan kolam di bagian bawahnya semakin mempercantik pemandangan ini.

Air terjun juwuk manis ini terbilang masih alami. Jalur perjalanan menuju kesana lumayan sulit. Kalian harus melewati ratusan anak tangga terlebih dahulu atau kira-kira 1 kilometer. Di sepanjang perjalanan menuju air terjun tersebut kita disuguhkan oleh pemandangan indah tanaman kopi dan cengkeh yang terhampar di depan mata, karena destinasi ini merupakan kawasan perkebunan cengkeh dan kopi sehingga udara yang segar dan sejuk sangatlah terasa.

Pantai Medewi

Pantai Medewi ini terletak di Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana. Pantai ini sangat mudah untuk diakses karena berjarak 100 meter dari jalan utama Denpasar-Gilimanuk. Pantai ini tidak seperti pantai yang berada di daerah Uluwatu dengan pasir putihnya melainkan berpasir hitam. Walaupun pantai ini berpasir hitam, keindahan alam yang disajikan sangat menawan dan mampu menarik wisatawan untuk berkunjung kembali ke pantai ini karena letaknya yang strategis. Dan pantai ini memiliki ombak yang cukup bagus untuk kegiatan surfing. Jika cuaca mendukung, hampir setiap hari di pantai ini selalu saja ada pengunjung yang hobi bermain surfing.

Nasi Ayam Betutu

Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Bali tidak mencicipi Ayam Betutu khas Gilimanuk, Jembrana ini. Rasanya selain pedas, bumbunya yang sangat kaya akan rempah-rempah sangatlah terasa. Sekarang Ayam Betutu sangat mudah dijumpai di banyak tempat seperti pinggir jalan, pasar dan di sekitaran rumah penduduk. Biasanya makanan ini digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat. Salah satu warung yang terkenal menjual Ayam Betutu ini adalah Men Tempeh dan Ayam Betutu Gilimanuk.

 

About admin

No Comments Found

Leave a Reply